Faham Timur mengatakan kehidupan ini sperti sebuah garis yg membentuk sebuah lingkaran, begitu juga dengan fahan barat yg menyatakan bahwa kehidupan ini seperti sebuah garis lurus,..
namun pada hakekatnya dalam rumus matematika sebuah garis terbentuk oleh gabungan titik-titik kecil yang membentuk ketetapan.
tak ada yg dapat merubah titik-titik yg membentuk garis kehidupan, setiap kita sudah mempunyai ending akan kehidupan masing-masing,… tetapi yg harus difikirkan adalah bagaimana membentuk sebuah garis yg nyaman sampai goal,…
banyak orang berfikir hidup adalah pilihan, tetapi perlu dikaji,.. pernah berfikir seorang miskin yg giat beribadah dan berusaha untuk merubah hidupnya tapi tak kunjung terpenuhi??
bnyak orng berfikir mkin orang miskin itu masih ada yg kurang dalam ibadah maupun usaha,…
apakah pantas jika kita harus menyalahkan orng miskin tersebut??
apakah dia mau menjadi orng miskin??
kembali lagi hidup ini adalah ketetapan Allah, bukan pilihan,..
mari tela’ah sejenak, lupakan sejenak konsep ketuhanan,..
lupakan bahwa ending kehidupan kita sudah ditetepkan oleh Allah,…
berusahalah untuk memperbaiki hidup ini, dengan membentuk titik-titik kehidupan ini yg lebih nyaman walaupun ending nya sudah ditentukan,…
benar!! nabi Muhammad SAW, pernah berkata” beribadahlah kmu seakan-akan kmu akan mati besok, dan berusahalah kmu seakan- akan kmu hidup selamanya,…
hidup adalah sebuah pilihan, itu adalah pendapat sy bro…
ingat akan sebuah takdir, ada takdir yg dpt d rubah dan ada jg takdir yg tidak dapat d rubah.
contoh, takdir yg dapat brubah : belajar pas mo ujian, dapet nilai bagus. ya kan.. takdir yg gk dapat d rubah : kematian, jodoh, dll..
jd, hidup yg kita jdiin sbuah pilihan yaitu takdir yg dapat d rubah.
dan kita jg harus brusaha dan berikhtiar untuk mendapatkan sebuah perubahan. krn “tak kan jatuh sehelai daun pun atas izin ALLAH SWT”.