Menurut gw pemilu saat ini adalah pemilu paling terhancur didunia sepanjang sejarah,…
bener2 gila klo ada orang yg bilang akan keberhasilan pemilu saat ini,…
logikanya sekitar 55% masyarakat indonesia tidak dapat mnyalurkan suaranya dalam Pileg, mereka tidak dapat memilih calon – calon penyalur aspirasi mereka ditingkat DPR, DPRD, dan DPD. ironisnya malah orang yang sudah meninggal alias almarhum malah mendapat surat pemilih, sebagai contoh Amrozi (Bom Bali), yg semua halayak ramai tau beliau sdh dihukum mati.
pertanyaan besar untuk para pemimpin negara tercinta ini,..
“APAKAH KALIAN LEBIH MENGHARGAI ORANG YANG SUDAH MATI DIBANDINGKAN YANG MASIH HIDUP??”
klo mereka mnganggap itu ksalahan pendataan, bagi saya Bohooong Besar,..
Logikanya ;
1. fakta dalam satu keluarga si’ibu terdaftar tetapi si’ayah tidak (apakah masuk akal?)
2. seorang napi yg terkenal dan dihukum mati masih terdaftar (apakah masuk akal?)
3. disuatu daerah malah ketua KPPS tidak terdaftar sebagai pemilih (apakah masuk akal?)
0 Responses to “Pemerintah lebih menghargai orang yg sudah mati (DPT)”